DETAIL ARTIKEL

Tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 resmi bertolak menuju Tanah Suci

Tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 resmi bertolak menuju Tanah Suci

admin 2 months ago Internasional
PADANG – Sebanyak 49 jemaah haji asal Kabupaten Lima Puluh Kota yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 resmi bertolak menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sabtu, 9 Mei 2026.
 
Pesawat yang membawa rombongan tamu Allah ini lepas landas pada pukul 10.10 WIB menuju Arab Saudi. Keberangkatan ini menandai dimulainya fase puncak perjalanan ibadah haji bagi warga Lima Puluh Kota setelah sebelumnya sempat menginap dan menjalani proses administrasi akhir di embarkasi
Kondisi Kesehatan Jemaah
 
Berdasarkan laporan dari tim kesehatan embarkasi, seluruh jemaah asal Kabupaten Lima Puluh Kota yang berangkat hari ini dinyatakan dalam kondisi sehat walafiat. Sebelum menaiki pesawat, pemeriksaan kesehatan terakhir telah dilakukan untuk memastikan fisik jemaah siap menghadapi perjalanan udara yang panjang serta perbedaan suhu di Tanah Suci.
 
Alhamdulillah, kondisi 49 jemaah kita dalam keadaan sehat, semuanya tampak sangat bersemangat untuk melaksanakan rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah nanti,
Bergabung dengan Daerah Lain
 
Mengingat jumlah jemaah asal Lima Puluh Kota dalam rombongan ini berjumlah 49 orang, mereka bergabung bersama jemaah dari beberapa kabupaten/kota lain di Sumatera Barat.
Keberangkatan ini pun diiringi doa dari sanak keluarga dan pemerintah daerah, dengan harapan seluruh jemaah dapat menjalankan rukun dan wajib haji dengan sempurna serta kembali ke tanah air sebagai Haji yang Mabrur

Artikel ini telah dibaca sebanyak 111 kali

Makanan Tradisional Minang


(0) Comments

TAGS


Abad ke 1 M Abad ke 17 M Abad ke 18 M Abad ke 19 M Abad ke 2 M Abad ke 20 M Adat istiadat Adat istiadat minang Alek nagari Asal usul bangsa minangkabau Asal usul minang Asal Usul Minangkabau Asal usul orang minang Asal usul suku minang Bahasa daerah Balai Budaya Minang Budaya Minangkabau Budaya sumatera buku budaya Sumatra Diaspora Minangkabau emas Minangkabau Etnografi Minangkabau Fort De Kock Fort van der Capellen Geografis Ikatan Keluarga Minang jalur perdagangan Sumatra Kearifan lokal Kedaulatan Minangkabau Kekerabatan Kuliner minang Kuliner tradisional minang Luak bungsu Luak nan tangah Luak nan tuo Makanan Khas Minang Makanan Tradisional Minang Marawa Masjid Masjid bersejarah Masjid tua Masyarakat Minangkabau Matrilineal Menhir Minangkabau Minangkabau dan VOC Minangkabau International Network Minangkabau prakemerdekaan Minangkabau zaman kolonial Nagari Adat Nagari Minangkabau Organisasi Minang Pahlawan Nasional Panghulu Minangkabau Pembagian suku Pemerintahan Penghulu Peran Minangkabau perdagangan Nusantara Perjuangan Kemerdekaan Pituah Pusako Tinggi rantau Minangkabau Rendang resensi buku budaya Resensi Buku Sejarah Rumah adat minang Rumah Makan Padang Sejarah Indonesia Sejarah minangkabau Sejarah Pagaruyung Sejarah penyebaran islam sejarah perdagangan Indonesia Sejarah Sumatra Simbol Minangkabau Sistem Matrilineal Soko dan Pusako Sosial Suku di minang Surau Tanah Perantauan Tanah pusako Tokoh minang tokoh minang kabau Tokoh Minangkabau Tradisi Minangkabau Ulama minang warisan budaya Warisan Minangkabau Wisata budaya Minangkabau Wisata Sejarah Minangkabau Zaman Prasejarah