Seminggu Dirawat di Tanah Suci, Kepulangan Jasri Disambut Tangis Bahagia Keluarga
Lima Puluh Kota, Humas -- Proses Pemulangan Jemaah haji kloter 12 asal Kabupaten Lima Puluh Kota, atas nama Jasri bin Abdullah, yang sempat menjalani perawatan medis di Tanah Suci selama seminggu, akhirnya berhasil dilaksanakan dan tiba di Ranah Minang pada Selasa pukul 16.30 WIB. Pemulangan Jemaah dengan proses tanazul (pemulangan yang diutamakan karena kondisi kesehatan) ini mendapat perhatian khusus dari jajaran terkait.
Kedatangan Jasri disambut langsung di Bandara Internasional Minang Kabau oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, di antaranya, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, H. M. Rifki, Kepala Kankemenhaj Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Efi Yoskar, S.Ag.MM dan Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Sinergi antara pihak Kemenhaj dan Dinas Kesehatan memastikan proses penurunan jemaah dari pesawat hingga masuk ke dalam ambulance berjalan dengan aman, cepat, dan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.
Setelah menempuh perjalanan darat dari bandara dengan pengawalan medis, rombongan akhirnya tiba di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lima Puluh Kota pada pukul 20.18 WIB. Di kantor Kankemenhaj, suasana berubah menjadi penuh tangis bahagia saat tim secara resmi menyerahkan Jasri bin Abdullah kepada pihak keluarga yang sudah menunggu sejak sore.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik antara Kanwil Kemenhaj Sumbar, Kemenhaj Lima Puluh Kota, dan jajaran Dinas Kesehatan, proses pemulangan saudara kita, Bapak Jasri bin Abdullah, berjalan lancar hingga sampai di kampung halaman dan kembali ke keluarganya," ujar perwakilan Kemenhaj di lokasi.
Dengan tibanya Jasri bin Abdullah di rumah, pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia dan petugas haji serta tim medis yang telah merawat serta mengawal kepulangan jemaah dengan selamat hingga ke tangan keluarga.
![]()